Padang – Pemerintah Kota Padang tengah berupaya menjadikan kota ini sebagai kota gastronomi dunia. Langkah ini sejalan dengan kekayaan kuliner, tradisi, dan budaya yang dimilikinya.
Meski istilah gastronomi masih asing bagi sebagian masyarakat, konsep ini sejatinya merujuk pada ilmu dan seni yang menghubungkan makanan dengan budaya. Selain itu, kata “gastronomi” sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu gaster (perut) dan nomo (hukum/aturan).
Upaya ini mulai diperkuat saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Padang ke-356. Pada kesempatan itu, pemerintah mengusung tema “Taste of Padang Experience”. Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan bahwa tema tersebut dipilih untuk meneguhkan identitas Padang sebagai kota yang kaya akan kuliner. Dengan demikian, langkah ini diharapkan mampu mendorong pengakuan dalam jejaring kota kreatif dunia (Creative Cities Network).
“Padang memiliki kuliner, tradisi, budaya, dan industri yang saling terkait erat. Dengan mengusung tema gastronomi, kami berharap mendapat pengakuan internasional,” ujar Fadly Amran, Selasa (6/8).
Salah satu kuliner ikonik Padang yang berpotensi menjadi daya tarik wisata adalah es durian. Hidangan ini memadukan daging durian, es serut, santan, dan gula. Selain itu, rasanya semakin kaya dengan tambahan alpukat, kelapa, cincau, susu kental manis, hingga es krim
Dampak bagi Bisnis Kuliner
Predikat kota gastronomi diyakini mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara. Sehingga hal ini bisa menjadi pendorong kepada para pelaku usaha untuk dapat berkontribusi menjadikan kota tempatnya usaha sebagai Kota Gastronomi dunia.
Konsep gastronomi juga menuntut bisnis kuliner untuk tidak hanya menjual rasa, tetapi juga menghadirkan cerita, budaya, dan pengalaman otentik. Tren ini bisa menjadi acuan bagi pemilik usaha dalam menyesuaikan strategi, mulai dari pengemasan produk, promosi, hingga kolaborasi dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sehingga hal itulah yang sedang diupayakan oleh pemerintah Kota Padang untuk menjadikan kota ini sebagai Kota Gastronomi.
Dengan fondasi kuliner sebagai identitas, Kota Padang berpeluang memperkuat posisinya di kancah internasional sekaligus menghadirkan dampak ekonomi positif bagi masyarakat.
Sumber: ANTARA (2025),
Baca Juga : 10 Tips Branding Produk Makanan di Era Digital
atau Tantri, Aplikasi Kasir Terbaik untuk Bisnis Multi Cabang